Sabtu, 23 Maret 2013

Biografi Tokoh Indonesia di Bidang Hukum



Muchtar Pakpahan


Muchtar Pakpahan adalah tokoh buruh Indonesia yang mendirikan serikat buruh independen pertama di Indonesia. Karena usahanya yang gigih untuk memperjuangkan kenaikan gaji buruh, lelaki kelahiran Bah Jambi 2 Tanah Jawa, Simalungun Sumatera Utara ini memperoleh berbagai penghargaan hak asasi manusia dari dunia internasional. Sekarang Pakpahan aktif sebagai pengacara di lawfirmnya Muchtar Pakpahan Associates dan mengajar di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Perjalanan Hidup
Muchtar Pakpahan, lelaki kelahiran Bah Jambi 2 Tanah Jawa, Simalungun Sumut, 21 Desember 1953 ini adalah pendiri mantan Ketua Umum DPP Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (1992-2003), yang merupakan organisasi buruh independen pertama di Indonesia. Dia pernah menjabat sebagai anggota Governing Body ILO mewakili Asia, dan Vice President World Confederation of Labor, ILO. Pada tahun 2003 dia meninggalkan Serikat Buruh dan mendirikan Partai Buruh Sosial Demokrat. Pada 2010 dia juga meninggalkan Partai dan memilih fokus di kantor pengacaranya Muchtar Pakpahan Associates dan mengajar di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Pria yang akrab disapa dengan sapaan Bang Muchtar, menghabiskan masa kecilnya di daerah Tanah Jawa, Sumatera Utara dan ketika memasuki Sekolah Menengah Atas, beliau memilih untuk hijrah ke Medan. Suami Rosintan Marpaung ini memperoleh gelar Sarjana Hukumnya di Universitas Sumatera Utara (USU). Dia menyelesaikan Program Pasca Sarjananya S2 politik di Universitas Indonesia (UI) tahun 1989 dan S3 gelar doktor hukum juga di Universitas Indonesia tahun 1993. Ia berhasil mempertahankan disertasinya dengan perjuangan yang sangat berat menjadi buku judulnya DPR SEMASA ORDE BARU.
Pria yang juga hobby menyanyi dan mencipta lagu ini dikenal sebagai pejuang reformasi dan tokoh buruh Indonesia. Ketika selesai mempertahankan disertasinya, dia pernah diminta Badan Intelegensi untuk merubah isi disertasi karena dianggap membahayakan keselamatan negara. Karena vokal menyuarakan perlawanan terhadap pemerintahan Orde Baru, dia pernah ditahan beberapa kali di penjara:
  1. Januari 1994 ditahan di Semarang
  2. Agustus 1994 - Mei 1995 dipenjarakan di Medan karena kasus demonstrasi buruh pertama di Indonesia
  3. Juli 1996 - 1997 dipenjarakan di LP Cipinang, karena rangkaian disertasi ia menulis buku Potret Negara Indonesia yang isinya diperlukan reformasi sebagai alternatif Revolusi. Ancaman pidana mati, melakukan subersive.
Bapak dari 3 (tiga) orang anak yang masing-masing bernama Binsar Jonathan Pakpahan, Johanes Dharta Pakpahan dan Ruth Damai Hati Pakpahan, ini memulai kariernya sebagai seorang pengacara pada tahun 1978 dan mulai menjadi seorang advokat pada tahun 1986. Sejak memulai pekerjaan sebagai advokat, dia telah aktif membela rakyat kecil dengan konsultasi hukum gratis.
Ia kemudian dikenal masyarakat Indonesia sebagai pembela buruh dan rakyat kecil yang tertindas oleh rezim orde baru. Pakpahan menjadi aktivis perburuhan karena perasaan berhutangnya kepada Tuhan karena dapat memperoleh gelar Sarjana Hukum meskipun harus berjuang tanpa orangtua sejak usia 18 setelah ditinggal ibunya Victoria Silalahi, sementara ayahnya Sutan Johan Pakpahan meninggal ketika Muchtar berusia 11 tahun. Sejak SMA hingga di bangku kuliah dia harus bekerja sampingan seperti menarik becak unuk membiayai sekolahnya/kuliahnya.
Sesuai dengan kebiasaan anak muda yang ingin merayakan kelulusan studinya, ia juga berharap untuk dapat merayakan kelulusannya bersama dengan teman-temannya tetapi karena tidak mempunyai uang untuk merayakan kelulusannya itu, maka ia berdoa kepada Tuhan dan bernazar bahwa seluruh hidupnya akan diabdikan kepada orang miskin. Itulah awalnya Muchtar mengabdikan seluruh hidupnya untuk orang miskin terutama untuk buruh.
Muchtar juga mengembagkan hobi bernyanyinya ketika dia ditahan di Medan. Dari dalam Rutan Tanjung Gusta Medan dia menciptakan lagu-lagu perjuangan dan lagu rohani, yang hingga saat ini sudah tercipta 25 lagu ciptaannya.

Anggota Keluarga
Isteri: Rosintan Marpaung, S.Si. (Guru SMU N 45, Jakarta)
  • Pdt. Binsar Jonathan Pakpahan, Ph.D. (Dosen STT Jakarta)
  • Johannes Dartha Pakpahan, SH (Pengacara dan aktivis buruh)
  • Ruth Damai Hati Pakpahan, S.Sos. (Jurnalis)






Pendidikan Formal
  1. Doktor Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (1993)
  2. Master Sosial & Politik Universitas Indonesia (1989)
  3. Sarjana Hukum Universitas Sumatera Utara (1981)
  4. SMA 5 Medan (1972)
  5. SMP Tanah Jawa, Simalungun (1969)
  6. SD 6 Tanah Jawa, Simalungun (1966)

Karier
  1. Pengacara di Medan (1978 - 1986)
  2. Dosen Fakultas Hukum di Univ. HKBP Nommensen Medan (1981 – 1986)
  3. Aktivis KSPPM (Kelompok Studi Penyadaran dan Pendampingan Masyarakat) (1982 - 1986)
  4. Dosen Universitas Kristen Indonesia Jakarta (1986 - sekarang)
  5. Advokat/Lawyer di Jakarta (1987 - sekarang)
  6. Sekretaris Eksekutif LPBH FAS (Lembaga Penyadaran dan Bantuan Hukum - Forum Adil Sejahtera) Jakarta (1988 - 1996)
  7. Dosen Universitas Tujuh belas Agustus Jakarta (1989 - 1994)
  8. Dosen Pembimbing Disertasi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1994 - sekarang)
  9. Ketua Umum DPP SBSI (1992 – 2003)
  10. Ketua Umum DPP Partai Buruh Sosial Demokrat / Partai Buruh 2003 – 2010

Kepemimpinan dalam Organisasi
  1. Senat Mahasiswa Fakultas Hukum USU (1973 - 1976)
  2. Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan (1978 - 1979)
  3. Salah seorang Ketua DPP PIKI (1989 - 1993)
  4. Lembaga Penyadaran dan Bantuan Hukum Forum Adil Sejahtera (LPBH – FAS)
  5. Unit Bantuan Hukum (UBH) Univ. HKBP Nommensen Medan
  6. Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI)
  7. Kelompok Studi Penyadaran Hukum (KSPH)
  8. Kelompok Studi Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM)
  9. Anggota Governing Body ILO (1999 - 2005)
  10. Wakil Ketua / Vice Preside WCL (World Confederation of Labor) (2001 - 2005)
  11. Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) (1992 - 2003)
  12. Anggota Global Fairness Initiative, sebuah yayasan yg didirikan bersama Bill Clinton, Wim Kok, Peter Sonayef, Mario Cotarez, John Sweeney (2003 - sekarang)
  13. Ketua Umum DPP Partai Buruh (2003 - 2010)

Daftar Penghargaan
  1. George Meany Award dari AFL CIO USA (1997)
  2. Rule of Law Award dari ABA USA (1997)
  3. Peace of Justice Award dari Rainbow Push Coalition (1997)
  4. Honoris Causa dari Dickenson College (1997)
  5. Quizenpenning from Netherlands (Mach 1998)
  6. Labor Right Defender Award from CLC Canada (June 1998)
  7. Labor Right. Defender, from the Presiden of france and Secretary General of UNO when celebrating 50 year human right declaration, 10 December 1998 in Paris.
  8. Time Magazine's Asia's 100 most influential people of 1996

Aktivitas Sekarang
  1. Advokat/Pengacara Dalam MUCHTAR PAKPAHAN & ASSOCIATES (MPA) kantor, Jln. Tanah Tinggi II no 44b, Senen, Jakarta Pusat.
  2. Dosen Universitas Kristen Indonesia Jakarta
  3. Menggeluti seni musik sebagai pencipta lagu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar